PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN METODE EXAMPLE-NON-EXAMPLE KEPADA GURU BAHASA INGGRIS SMP PGRI 4 BANDAR LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.69820/jupemi.v1i2.72Keywords:
Model Pembelajaran, Berpikir Kritis, Example-Non-Example, Bahasa InggrisAbstract
Model pembelajaran Example-Non-Example merupakan model pembelajaran kooperatif luas (Suprijono, 2009) dalam Kurniawati dan Trisnawati (2020). Siswa dapat dengan mudah menemukan dan memahami konsep-konsep yang sulit dipahami sehingga dapat mendiskusikan permasalahan tersebut dengan rekannya. Model ini bertujuan untuk mendukung siswa dalam belajar berpikir kritis melalui penyelesaian masalah yang terdapat pada gambar keteladanan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa dengan penerapan model ini pembelajaran bahasa Inggris siswa mengalami peningkatan, pemahaman meningkat sebesar 23,94, kreativitas meningkat sebesar 32,36, aktivitas meningkat sebesar 28,95, motivasi meningkat sebesar 24,05, dan minat meningkat. meningkat sebesar 26,35. Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi siswa karena hasil belajarnya pada pembelajaran bahasa Inggris mulai meningkat dengan bantuan metode Example-Non-Example. Minat dan antusiasme siswa terhadap materi terlihat dari peningkatan hasil belajarnya.
References
Fadhly. 2014. “Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw.” Indonesian Journal of History Education 1(2): 11–24.
Kurniawati, Nia, and Novi Trisnawati. 2020. “Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Examples Non Examples Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Dasar Tata Ruang Kantor (Studi Pada Siswa Kelas X OTKP SMK Pawiyatan Surabaya).” Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) 9(2): 260–69.
Sucidamayanti, Ni Putu Wiwin. 2017. “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (Nht) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips.” Journal of Education Action Research 1(3): 184
Waningsih, Sari. 2017. “Model Pembelajaran Example Non Example Dalam Pembelajaran Menulis Kalimat Sederhana Bahasa Perancis.”





